Kamis, 10 Februari 2011 - 23:23:57 WITA
Kerepotan layani E-KTPDiposting oleh : anonymous
Kategori: Politik - Dibaca: 299 kali

Layanan pembuatan KTP elektronik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Banjarbaru masih belum stabil, proses cetak terkadang cepat, namun ada kalanya terlambat.

Wartawan : Ardiansyah/MK

Banjarbaru - MEMPERGUNAKAN sistem baru per Januari 2015 lalu, ternyata berdampak pada pembuatan KTP elektronik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Banjarbaru. Plus masih belum mencukupinya tenaga staf yang diperlukan untuk proses pencetakan KTP elektronik, menjadi kendala utama.

Warga juga masih ada belum mengetahui sistem verifikasi seperti loket pada bank-bank di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarbaru.

Deni, warga Bina Marga saat mengurus KTP elektronik mengatakan, ketidaktahuannya terhadap sistem verifikasi baru tersebut karena berbeda dengan sebelumnya. Selain itu sistem ini menurutnya lambat sehingga masih harus menunggu beberapa menit.

“Karena harus mengantre satu orang bisa sampai 15 menit, bahkan sampai berjam-jam,” katanya kepada Media Kalimantan, Rabu (8/4) kemarin.

Menurut Kabid Kependudukan Disdukcapil Kota Banjarbaru Dedy Sutoyo SStp MM, memang sewajarnya mereka tidak tahu dengan sistem tersebut dikarenankan umur sistem masih muda.

“Baru Januari tadi kita mulai sistemnya dikarenakan dari pusat melempar ke daerah dalam proses percetakannya. Sebelum itu kami sudah mempelajarinya pada Desember tahun lalu,” sahutny.

Sebenarnya sosialisasi sudah dilakukan pihak Disdukcapil ke Kecamatan maupun Kelurahan akan tetapi masih 3 kecamatan yang belum, yakni Kecamatan Cempaka, Liang Anggang dan Landasan Ulin.

“Sesegera mungkin dari kami akan melakukan kegiatan tersebut, Kepala Dinas juga mendukung adanya kegiatan tersebut. Sosialisasi dilakukan seperti dulu-dulu namun memiliki sedikit perbedaan saja,” imbuhnya.

Dedy menambahkan, sistem verifikasi untuk menghindari duplikasi dalam data kependudukan, sistem ini masih membutuhkan staf 15 orang akan tetapi yang ada hanya 4 orang.

“Sudah kami ajukan juga usulan untuk memperbanyak staf di sistem tersebut, 200 orang diurus dalam sehari hanya menggunakan 4 orang saja tidak cukup maka dari itulah kami selalu berusaha melakukan yang terbaik bagi masyarakat.

Warga yang hendak mengurus harus paham jika terjadi keterlambatan dalam pelayanan dan menaati peraturan seperti halnya tidak menggunakan jasa calo,” pungkasnya.( )



Sumber Berita: www.teraskreasi.com

    Copyright © Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru. 2018. Theme Design by Rian